Jualan A kurang laku, nambah B biar tambah laku...ehh loyoo!!

Oleh: Yasep M
F&B entrepreneur
Banyak UMKM kuliner yang ketika produknya tidak laku,
langsung berkesimpulan bahwa solusinya adalah menambah menu.


Padahal, langkah ini belum tentu menyelesaikan masalah.
Justru sering kali hanya menambah effort pemasaran, biaya produksi, dan berujung pada dead stock yang semakin menumpuk.


Faktanya, produk yang tidak laku bukan selalu karena pelanggan bosan.
Bisa jadi masalah utamanya jauh lebih sederhana: pelangganmu memang belum banyak.


Produkmu belum menjangkau cukup orang untuk bisa dinilai “bosan”.
Jadi yang perlu diperbaiki bukan menunya, tapi jangkauannya.



-
Perlu diingat, semakin banyak menu tidak otomatis membuat jualan semakin laku.

Ada teori The paradox of Choice yang menjelaskan bahwa terlalu banyak pilihan justru membuat pelanggan bingung dan takut salah memilih.


Akhirnya, mereka memilih untuk tidak membeli sama sekali. Di sinilah konsep spesialisasi menjadi kunci.


Fokus pada satu produk, kuasai, dan jadikan itu identitas. Seperti penjual Sop Ayam Pak Min Klaten atau soto Boyolali SSB. Hesty Widodo yang dikenal karena satu menu andalannya.


Percayalah, satu produk yang digarap secara serius bisa membuatmu bolak-balik umrah ke Tanah Suci.
-
@2026 sbgsignature.com Inc.